Wednesday, March 12, 2008

Diet - Ramping Tanpa Rasa Lapar

Jakarta, KCM
Kebanyakan laki-laki, mengatasi masalah kegemukan dengan pikirannya bukan dengan mulut, kata Thomas A Wadden, PhD, profesor psikologi dan direktur Weight and Eating Disorder Program di University of Pennsylvania, Philadelphia.

Padahal, Anda tahu, penelitian menunjukkan bahwa laki-laki yang kelebihan berat badan hanya sedikit –2 hingga 6 persen di atas berat ideal –masih memiliki peluang cukup besar untuk meninggal karena penyakit jantung. Sedangkan, laki-laki yang memiliki kelebihan berat 20 persen atau lebih dari berat ideal, melipatgandakan risiko tersebut.

Apa yang harus Anda perbuat? Ok, Anda mungkin tertarik untuk menjalani diet ketat. Akan tetapi barangkali itu tidak akan membawa hasil bahkan mengundang frustasi. "Diet tidak ada gunanya," kata Janet Polivy, PhD, profesor di University of Toronto Faculty of Medicine.

"Diet menjadi populer karena berhasil selama seminggu atau dua minggu dan setiap orang mengatakan, ‘Anda harus mencobanya.’ Akan tetapi, cobalah bertemu lagi dengan orang yang sama setahun atau dua tahun lagi, Anda akan mendapati bahwa mereka gagal," ujar Dr Polivy.

Apabila Anda mengikuti program pelangsingan tubuh kilat sebanyak 2,5 kilogram per minggu, memang, berat Anda akan berkurang. Tetapi yang hilang adalah cairan Anda bukan lemak. Dan begitu Anda meninggalkan diet itu, berat Anda dengan cepat kembali seperti semula.

Dalam jangka panjang, yang paling baik untuk mendapatkan berat tubuh yang sehat adalah mengubah pola makan. Inilah contoh jenis makanan diajurkan Dr. David Ryback yang memungkinkan Anda makan seperti biasa, namun membuat berat badan Anda menurun.

Sarapan Pagi
Buah anggur atau jeruk, boleh juga dibuat jus. Sereal tinggi serat dengan susu tanpa lemak (susu skim). Roti tawar lengkap dengan mentega, atau olesi dengan selai Pukul 10.00 pagi

Apel kecil, pir, kue muffin (sejenis bolu), atau kudapan kismis

Makan siang
Setengah cangkir nasi dengan sedikit protein seperti ayam atau makanan laut (kerang, cumi atau ikan) Sayur hijau atau satu wortel besar Air mineral, jus buah atau susu skim

Atau

Semangkuk sup sayuran Salad hijau dengan dressing bebas lemak, ditambah sedikit tuna, atau irisan telur Seiris roti Satu buah apel atau pir. 15.00 siang

Buah-buahan seperti apel, peach (buah persik), pisang, kismis, atau satu cangkir yogurt non-fat.

Makan malam
Mulai dengan air mineral dan buah Dua- tiga ons ikan rebus, ayam tanpa kulit (daging putih), atau bagian dada Dua jenis sayuran atau salad hijau Kentang bakar, atau setengah cangkir nasi
Roti tawar Sebagai penutup: dua jenis buah-buahan.

Program makan Dr Rayback memungkinkan Anda memakan buah atau jus buah lima kali setiap hari dan memungkinkan sajian sayur-sayuran pada makan siang atau makan malam.

Roti tawar dapat dimakan kapan saja. Sementara pemilihan nasi, kentang bakar (tanpa kandungan lemak) dipilih untuk makan siang atau makan malam. Makanan protein tinggi seperti ikan atau ayam (tanpa kulit) dianjurkan untuk makan malam. Walau pun tidak ada alasan untuk tidak memakan makanan tersebut pada siang hari. (Jika makan siang biasanya merupakan saat makan besar Anda).

Dr Rayback, menganjurkan Anda membiasakan diri memakan makanan protein tinggi hanya sebagai "penghias" nasi ketimbang sebagai makanan utama. Sebab, Anda sesungguhnya tidak membutuhkan makanan protein tinggi. Jika Anda telah membiasakan diri menempatkan makanan berprotein tinggi sebagai pelengkap dari piring nasi, maka Anda akan mendapatkan kebiasaan makan yang sehat.

Jika Anda tidak dapat melepaskan semua makanan yang buruk namun merangsang nafsu makan seperti: gorengan, cake, cookies, candy, cokelat, es krim, kaldu berlemak atau susu tinggi lemak serta produk daging , Anda dapat memecahkan masalah dengan memakannya satu kali setiap minggu.

Atau, lebih baik lagi, satu kali setiap bulan. Pada saat "liburan" makan tersebut, Anda dapat makan sebanyak mungkin yang Anda inginkan, ya tapi selama Anda membatasinya hanya satu kali dalam satu minggu atau satu bulan. Selama "pesta" makan hanya terjadi sekali-sekali saja , dan Anda tetap menerapkan pola makan sehat pada hari-hari lain, maka hal tersebut tidak apa-apa.

Anda layak mendapatkan "liburan" makan, hal ini bukan membahayakan Anda -tetapi membuat Anda hidup sepuluh tahun lebih lama- demikian dikatakan Dr David Ryback. (zrp)

Hangtuah Digital Library

No comments:

Bookmark This

Popular Posts

Amazon